Monday, June 04, 2007

mabok..

Sabtu 19 05 07 , 22:00

Hadooh,, mabok E.G.A nih..

Ortu gw masang kaset E.G.A di mobil sepanjang jalan muter2 senayan-kota- ampe balik lagi ke rumah gw di pasar minggu, ga abis2..

Duhh..

Gw percaya yg ngebuat suatu lagu jadi bagus salah satunya krn keberadaan lagu2 lain yang beda, yang dijadiin pembanding..

So if, for like an hour or so, you listen to the same identical kind of song, would that make you clueless about which one is better than the other? You became numb..
That's what i feel now,,
ini lagu kok sejenis semua ya?
kata bokap sih genrenya balada,,

balada kera kah?? (he..)

urrghh...''

Kapan abisnya sih ni kaset..
mabok neeh..


.viva.diversity.

Ayoo.. coba tebak E.G.A itu sapa..
clue nya : penyanyi indonesia cowo jaman dulu

Tuesday, May 15, 2007

kan biasanya kita suka males kalo mau ngelakuin pkerjaan yang bermanfaat dan "terpuji" (kalo kata buku2 SD), kayak olahraga, atau belajar, atau se simple masukin lagi sampah yang kita miss waktu pertama kali mau buang ke tempat sampah,,

gw mnemukan cara menghindari males:

jangan kasih kesempatan otak lo mikir kalo pkerjaan itu bikin capek, susah, nyebelin
kalo udah mau mikir kesana, langsung kerjain aja

dont let your brain think about the negative things about the task, just do it! *versi inggrisnya, :D

kalo generalnya sih,, jangan kebanyakan mikir, kalo kita udah yakin kegiatan itu bermanfaat, ya lakuin aja, soalnya seringnya sih kita mikirnya kan yang negatif2nya, jadinya malah males,,
bner ga?
its not fun to make a laugh out of someone's weaknesses

and it's kinda hurt when it's your own weakness that is being made fun of

ouch..

Wednesday, May 09, 2007

i just realize..

i just realize this :

my big family is sooo cute.. :)

Alhamdulillah, thank you God for this another amazing gift..

:D
just watch Bridge of Terabithia,,
a must-see movie, it's great,,
if you think it's a kind of movie that's all about fiction, well it's not.
it's really about friendship that is so sweet and pure.
it's great. I cried my eyes out.
oh yeah, i recommended you watch it all by yourself, cause the story is so sad, you'll wet your eyes badly 'till you wouldn't want other people to see you.

just watch it and cry.. :)

i've been here before, yet..

i think i've been here before
i've been into these kind of situation,
yet, i still don't know what to do..

stupido..

oh how i wish..

oh how i wish i was somebody else
so that i could easily ask you these questions inside my head...

hhh..

Saturday, April 14, 2007

Your Life is Perfect (for You)!

Pemikiran dan pengalaman gw telah membuat gw menyimpulkan bahwa hidup kita ini emang bener2 sempurna buat kita. Bener-bener cocok sama keadaan kita. Dan hidup orang lain emang bener-bener cocok buat mereka. Ga bisa dituker-tuker. Walau mungkin kita sering mikir untuk nuker kehidupan kita sama punya orang lain.

Gw udah nyampe pada satu titik dimana gw mikir "Iya ya, Tuhan itu bener-bener Maha Adil". Tuhan itu Maha Adil; dibalik semua kesedihan, pasti ada kesenangan. Dibalik semua kemewahan, pasti ada kesengsaraan. Yang bikin orang sering iri sama orang lain adalah ketidaktahuannya akan hal2 itu, krn bentuknya bisa macem2..

Misalnya, lo ngliat orang cantik, pinter, punya penghasilan, punya rumah sendiri, punya cowo ganteng, dan lo pikir hidup dia tuh semurna banget, you want her life!Tapi lo ga tau, dibalik semua itu, mungkin ada kejadian2 sedih, kesengsaraan yang pernah, sedang, atau akan dia alami. Yang membuat semuanya seimbang, balance. Yang membuat lo ga mungkin mau nuker kehidupan lo sama kehidupan dia, seberapa kaya nya dia, seberapa pinternya dia..

Misalnya orang tadi, cantik, pinter, populer, punya penghasilan, dll.. tapi dibalik semua itu, mungkin dia udah ga bisa ketemu orang tuanya lagi, atau dia di masa lalunya pernah ngalamin kejadian yang bikin trauma berat, let's say, diperkosa.. You wouldn't wanna trade your life for that..

Contoh nyata ; Oprah Winfrey, this Queen of Talkshow, now has a pretty damn good life;
Duit? Tinggal ngupil juga dapet (hehe)
Rumah? Ada
Pasangan hidup? Check!
Best Friends? Banyak
Tapi dibalik semua itu, dia punya masa lalu yang ga bahagia. She had experienced being sexually abused, couple times. Dan sebagai wanita kulit hitam, pasti dia dulu pernah di underestimated.

Mau ga lo hidup kayak Oprah?
Tapi lo bener2 ngejalanin hidup dia, kasarnya, you have to experienced being sexually abused, underestimted, and else.
I don't think you want to trade your life for that.

Dan sebaliknya juga, jangan pernah lo ngerasa hidup lo tu kurang dibanding orang lain.
Coba pikir.. apa sih kurangnya?
Ga punya pacar ? Lo punya keluarga yang pasti setia & sayang sama lo
Broken home ? Lo punya temen2 terasik sedunia
Bukan orang terpinter di kampus? Tapi semua orang kenal sama lo..
So?? Apa ada yang perlu di komplain?

"Gw sih mau, punya pacar cakep & duit banyak kayak dia. Tapi kalo keluarga gw harus pisah dulu kayak keluarga dia,, waduh.. mendingan ga usah deh, hidup gw ga jelek-jelek amat kok.."

Dibalik semua kesempurnaan ada kebobrokan, dan dibalik ketidakbahagiaan, ada kemakmuran. Semuanya udah diatur secara cantik banget, adil banget, totally balance. Dan semuanya udah diatur untuk bener-bener cocok dan fit sama diri lo.

Semuanya udah diatur dengan rapih sekali, sampai lo ga mungkin mau nuker kehidupan lo sama kehidupan orang lain. Sekaya apapun dia, sepopuler apapun dia. Karena dibalik semua itu, ada hal-hal yang membuat semuanya seimbang. Dan yang mesti diinget, hal-hal itu bisa kejadian kapan aja. Bisa SUDAH terjadi, SEDANG terjadi, atau AKANterjadi. Dan kalo lo percaya akhirat, seperti gw, si hal-hal penyeimbang itu bisa terjadi di dunia atau di akhirat.

So, be grateful for your life, for it had been created perfectly and uniquely for you..

-Enjoy!-

- ahahaha, kayak baca artikel di majalah remaja cewe ya? ;p-

Previous Thougts

Gw nemu tulisan2 gw dulu, yang kayaknya belom gw post. Daripada ilang, gw post aja..
Kliatan deh, gw dulu yg masih emosian & menggebu-gebu,, ahh,, masa muda itu..
(emang skarang umur brapa non? hehe)

18-8-2005, 3rd floor, SMAN 8, Bukitduri Jakarta, 07:37
There, in their eyes, I see a lot of passion.
I see their inner child, when they're trying to put those balls into the ring.
They're happy, genuinly happy..
Their innocent faces; funny, and relaxing, for those who observe them.
Those who became victim of an unfair rule.

They smiled. They laughed. They frauned.
They're happy, genuinly happy...

24-8-2005, Family Room, Jatipadang House, 09:55 PM
God, the sound of a larbouring mom is same as the sound of -as i imagined- a tortured dead man inside the ground.
I'm scared, but it also made me have more respect on moms.

Salute to all the mothers in the world!

It takes so much strength and sacrifation to larbouring a child that will only be disrespecful to you. How disgraciuos we are.

God, please help me be a respectful child now and a great mother then. Amin.

28-02-2006, 10:30 AM
Okay, setau gw, kalau sesuatu sudah disepakati bersama, demi kepentingan bersama, you cannot argue about it anymore.. Kalau mau debat, ngutarain pendapat, atau ga setuju, ya waktu proses pengambilan keputusan itu dong bilangnya,, Jangan pas udah semua udah setuju, udah fix, lo baru bilang ga setuju, baru protes..

Hey!! Where have you been honey? Kemana aja lo waktu ada musyawarah?
Kemana aja lo pas lagi voting? Gw sih ngliat lo ada di situ, tapi diem2 aja, setuju2 aja, mungkin otak lo lagi jalan2 ke mall waktu itu,,
Gw ga tau lo selemot itu.
Selama itu lo mikir, dan "Snap!" tiba2 aja lo bilang ga setuju, dan mau ngubah keputusan?

Push those BIG EGO down honey,, pikirin orang lain juga, dunia ga cuma ada lo dan kronco-kronco lo doang lho..

-ThinkBeforeYouSpeak-




- ahh.. masa-masa itu.. (jijay)..-

Tuesday, February 27, 2007

get off me!!

Ever feel like you have a parasite on you?
Damn, thats what i feel now..

Ada benalu, nih..
Get off me you fool! *ngibas2in tangan

Haduh gw harus apa nih??

-ada2aja-

Monday, February 05, 2007

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun

Hari Sabtu, 3 Februari 2007 lalu, Nenek gw, Zaina Hasni Zen, meninggal dunia...



hix..



mohon doanya ya semua,
semoga diterima amal dan ibadahnya,
semoga diampuni semua kesalahan dan dosa2nya,
semoga bahagia di sisi-Nya,
dan
semoga yang ditinggalkan dapat kembali membangun kehidupan dengan baik,
dan dapat melanjutkan amal dan kebaikan-kebaikan beliau,
Amin..

Nenek gw meninggalnya mendadak, dalam arti ga ada yang menyangka, ga ada tanda2 khusus,,,
di prediksi karena penyakit asma yang emang udah lama diderita beliau.
Pada sekitar pukul setengah 4 pagi, almarhumah pergi dalam damai di tempat tidurnya, dan dimakamkan sorenya di pemakaman Karet Bivak.

Keluarga yang ditinggalkan jelas kaget, tapi gw ngliatnya sih, semuanya bisa menerima keputusan-Nya dengan baik.
Mungkin karena kepercayaan bahwa sekarang almarhumah udah berada di tempat yang lebih baik, (Amin)
Gw pribadi sih yakin sekarang Nenek udah ada di tempat yang lebih baik,
in a place where good people go when they die..

And there she goes, another noble person I know, now has passed away,
and the world could never be the same again..

-Please,TakeCareOfHer,God-

Thursday, January 25, 2007

on this day i realize

Terimakasih Tuhan,

atas anugerah-Mu..

memberikanku..

TEMAN-TEMAN yang terbaik!

(n_n)

-YouGuysAreTheBestPalsEver-

Thursday, January 18, 2007

Kemariiin...

Dodol.

Tnyata penjurusannya buat angkatan 2007. Dodol kan. Udah pusing2. Haha.

Kmaren akhirnya ktemu PA, ktnya dia smester ini bakal banyak di kampus, kalo kmaren dia emang seringnya di Salemba, ngajar S2.

Nasib MPK Seni/OR masih belom jelas, masa ktnya tgl 22 baru diumumin. Dan kalo kelas yg dipilih udah penuh, bakal dipilihin. Oh no.

Kmaren udah kayak kuliah aja. Di kampus ampe jam 5an. Gile, ngapain aja ya. Jam stengah1an ktemu PA, oohh,, terus internetan, ampe stenga 5. Haha, dasar.


Oh ya, kmaren ktemu anak namanya Rangga. Kelas 4 SD. Ktnya dia ke UI naek kreta, trus ngliat ada gdung gede2, trus dia turun, eh trnyata di UI. Dia aja ngakunya ga tau ada dimana. Pas gw sama Nat lagi di kantin, dia tiba2 nyamperin aja gt. Duduk di depan kt, nanya2, "Itu komputer ya kak?" (Nat lg buka laptop), "Gedung ini namanya apa kak?", "Itu jalan buat mobil ya kak?", "Kalau di seberang itu apa kak?"... Ga annoying sih, kita sih jawabnya cuek2 aja. Abis jawab, balik fokus ke laptop lagi, abis lg seru2nya ngisi IRS, milih2 kelas kuliah.

Kita baru fokus pas dia bilang dia mau bayaran skolah, trus minta bantuan, katanya kurang uangnya. Baru deh lirik2an, gw sama Nat. Gimana ya, mau bantu, tapi ada rasa waspada takutnya uangnya bukan buat bayaran, ngerti kan? Akhirnya gw mikir, kalo emang niatnya ngabantu, ya ga usah trlalu mikirin gituannya. Kalo emang trnyata ga dpake untuk kperluannya yg kyk dia bilang, itu urusan dia sama Tuhan. iya ga? Gitu ga sih?


Anyway,,
Trus ke Barel, bikin tas laptop. Trus ke kosan Nat & Laras deh.
Seru deh, bisa ke kampus tanpa ada beban tugas2. Asik aja kumpul2 sm tmen.

Jadwal kuliah smester depan udah ada. Tiap hari pulang jam 5 aja gitu.
Gile, bisa mabok bae nih.
Brarti,, Liburan ini harus dimanfaatkan dgn sebaik2nya nih. Badai akan menghadang dikemudian hari soalnya. Huh. Semangat! (yea, semangat...><).

-HariIniNgapainYa?-

Tuesday, January 16, 2007

Ohh Just Another Hectic Day

huah, hari yang hectic..

hari ini janjian mau ke kampus sama Nat. Janjinya jam 10 sampe kampus, tapi gw jam 10 baru jalan, hehe, maklum dong, rasanya susah bgt bangun dr tmpt tidur, mana capek bgt kan kemaren.. he..

Trus ampe kampus ke ruang sekre (sekretariat), mau ngasih bukti pembayaran uang smesteran. Bodohnya kuitansinya blom gw fotokopi, haha. Ya udah akhirnya fotokopi dulu.

Abis fotokopi, trus nemenin Nat makan, trus ke lab laptop. Internetan. Skarang dsana udah dpasang port bwt hotspot, jadi ga usah pake kabel LAN lagi kalo mau internet, hore. Hidup menjadi semakin mudah saja. Haha.

Mau ngupload foto, photobucketnya alay. Ya udah, bro-sing, bro-sing aja. Baca imel. Donlod2. Baca whodoyouthinkheare. Haha, keren yah yg nulis tu blog.

Trus udah stengah 1. Lanjut ke FIB. Mau daftar buat mata kuliah MPK Seni/Olahraga. Gw mau daftar; pertama Bulutangkis, trus Fotografi/Film gw lupa deh urutannya, pokoknya prioritas 1 bulutangkis, abis sejak kuliah jarang bgt olahraga. Skedar pemberitahuan, gw udah 4 kali ngisi form buat daftar MPK ini, tapi abis itu slalu dsuruh ngisi lagi. Bagus. Nyusahin aja.

Ampe dsana ternyata baru buka jam 1. Trus ternyata yang mau daftar OR ke Gedung Rektorat, bukan ke FIB. Nice. Ping-pong aja terus. Udah 2 kali gw bolak-balik kyk gini. Dikira setrikaan apa.

Ya udah, ke gedung Rektorat, lantai 7. Dsana sepi. Di pintu ruangannya ada tulisan "Sedang Pergi...blablabla". Hmmm. Baguus. Trus si Nat nanya ke mas2 cleaning service nya. Trnyata dari kmaren orangnya ga ada ditempat. Yak bagus. Sangat profesional. Trus ada pengumuman ditempel. Katanya ga ada daftar ulang buat MPK. Di pengumumannya ditulis juga kalo kpastiannya ada tanggal 18 di websitenya UI. Nah lo. Ah Au ah. Mulai penat. Hidup sudah mulai tidak mudah lagi.

Tinggalkan Rektorat laknat itu, ke Bank BNI. Ngurus pembayarannya Nat. RAME banget. Balik ke FIB krn baru nyadar dsana ada ATM BNI juga. Dodol.

Trus balik ke Fasilkom. Ngasih kopian bukti pembayaran. Trus dapet buku kurikulum. Dsana tulisannya kurikulum 2006 dibagi 2 jurusan. Ilmu komputer ; yang lebih teknis2 gt, bakal ada mata kuliah bikin robot2an gt deh. Sama Sistem Informasi; ini ada sentuhan manajemennya, campur2 bisnis gt. You get the picture lah.

Nah selama ini info yg gw tau, penjurusan2 ini bwt angkatan 2007. Udah dijurusin dari awal SPMB. Gosipnya sih bakal diterapin ke 2006 juga, tapi ga jelas deh kapan dan gimana prosedurnya. Stau gw juga, bwt smester 2 ini, angkatan 2006 masih dapet mata kuliah paket, yang wajib smua diikutin, blom bisa milih. Jadi ya gw tenang2 aja baca buku itu, toh gw pikir, ini penjurusan bukan bwt gw.

Ternyata eh ternyata, mencuri itu haraaam... *nah lo, blom makan obat..

Ternyata, ada Bapak karyawan yg bilang, "Semester 2 itu udah milih mata kuliahnya, kan ada di bukunya!". Jeng Jeng Jeng Jeeeng. Oke. Here's the situation. Gw blom pernah ktemu Pembimbing Akademik gw (si bapak eksekutif-muda-yang-ga-kayak-dosen itu jarang kliatan sih di kampus, waktu pas jadwalnya ktemu PA dia malah ga dateng), jadi blom pernah di jelasin scr langsung ttg sistem milih2 matakuliah ini. Mata kuliah ini blajarnya kyk gimana, ujiannya gimana, dosennya yang mana, etc. Apalagi di bukunya pake penjurusan segala, yang notabene baru mulai taun ini, taun2 sbelumnya blom diterapin. Nah lo, gimana ga siyok gw dengernya. Hidup makin tidak mudah saja.

Trus ngobrol2 sm Nat. Dia jg kaget. Trus ngayal2. Kita sm2 lebih condong milih Sistem Informasi. Ngayal macem2 deh. Ngayal, ngayal, ngayal campur gosip dikit. Ampe jam 4. Gile. Lama juga ngayalnya. Trus pulang.

Besok mau ke kampus lagi. Mau ngayal, eh, mau nanya2 lg soal penjurusan. Mudah2an ibu2 sekre nya ga galak besok. Tapi kayaknya mustahil deh. He.


-ProblemLagi,ProblemLagi,LagiLagiProblem-

Monday, January 15, 2007

Today, I'm Havin' Fun !

Hari ini, akhirnya, setelah puluhan SMS dan ribuan
tanda tanya menyerbu diri (halah, hiperbola..),
jadi juga..

ke DUFAN bareng anak fasilkom 06!!!

hurray!!

Asikasikasikasikasik..

ehm, sbagai awal, gw sih ga bakal ngebahas betapa
betenya gw saat bbrapa oknum membatalkan untuk
ikut ke DUFAN,,

noo.. gw ga akan membahas hal-yang-
mestinya-tidak-terjadi-secara-kita-udah-mahasiswa-
gitu-looh-dimana-ekspektasi-orang-terhadap-ucapan-
kita-tu-udah-tinggi-jangan-mengecewakan-orang-atas
-nama-teman itu, no way, its so over, ya sud lah,
yang rugi juga bukan gw, enak malah gw, dapet
makanan, MAKAN ATI gila!

hhuuhh.. oke, cukup emosinya, boleh dong
mengeluarkan emosi skali2, ha, emang enak makan
ati?! >.<

oke, dimulai dengan pagi yang cerah, kira2 pukul
emm,, jam brapa yah, stenga 11an gt deh, total 8
orang mahasiswa yang terdiri dari Gw, Monchi,
Titha, Jibril, Ivon, Ivo, (bukan, bukan salah
ketik, emang Ivon & Ivo ikut), Hugo, Ronny,
berangkat dari kampus fasilkom UI tercinta dengan
semangat 45 menuju medan laga *lho?
ehm,
menuju dufan deng,,

Rombongan (iyah, walopun cuman 8 orang, kan tetep
aja boleh dsebut "rombongan" doong) dibagi atas 2
kloter, kloter 1 berangkat dengan mobil soluna
merah yang notabene mobil ane sndiri (eh bukan
deng, mobil bo-nyok, yah ngertilah..) yang terdiri
dari Gw, Monchi, Jibril, & Titha, dan tentunya Pak
Supir yang sedang bekerja mengendali kuda supaya
baik jalannya, hey! tuktiktaktiktuk tiktaktiktuk
tiktaktiktuk.. *nah lo, udh mulai ngaco ni..

Kloter 2, yang terdiri dari, emmm,, yah sisanya lah,
hehe (yg cowo2 + Ivon), naek kreta, nah yang
mau nanya jalur kretanya gimana dari Depok ke
Dufan, tanya langsung ke yang bersangkutan ya, krn
jujur, gw ga ngerti! (emg dasar anak gedongan..)

Jam stenga12an kloter 1 nyampe, smentara kloter 2
ktnya masih di Tebet (!), trus ktnya suruh masuk
duluan,, kita sih, dengan senang hati mengabulkan,
masuk duluan deh ke dufan, (n_n)

Tiket Dufan tidak semahal yang dikira, setelah
prakiraan awal sekitar 70rb-an, kita dikejutkan
dengan banner bertuliskan "Harga Tiket Masuk
Hari Ini : 50.000 Rupiah", yah lumayanlah,, walau
agak2 gimana juga gt tau trnyata promosi
"Buy2get1" buat yg nunjukin KTM, udah abis sampe
kemaren, huhu..

Masuk Dufan, langsung bergembira, krn apa?
krn Dufannya sepi!!!
yup, S-E-P-I,
udah kyk kuburan deh (hehe, engga sgitunya lah)
yah pokoknya sepi-sepi-menyenangkan gt deh.

Pertama2 lgs naek Kora-Kora. Kapal yang 1 ini
belum juga kehilangan kharismanya (ciiehh).
Ngantrinya lumayan panjang dibandingin sama arena2
lain dsekitarnya, tapi kan sekali jalan bisa
ngangkut banyak orang, jadi ga tralu lama
nunggunya. Duduk di paling pinggir. Lumayan.
Geli-geli-mual gt. Yang penting gw bisa TERIAK
sekenceng2nya, hell yeah! Scream all my troubles
away!

Trus naek Ontang-Anting, itu tu, yang kursi diiket
tali trus dputer2, (idih, kalo dideskripsiinya
gitu serem jg ya). Asik. Adem-adem-pusing.

Trus, kloter 2 ktnya baru nyampe, saling tanya
posisi. Monchi & Titha naek Pontang-Pontang. Gw &
Jibril mnunggu dgn manis di bawah pohon yang ga
bgitu rindang, gr2 sama2 ga tahan pusing, takut
muntah. Pontang-Pontang itu yang kayak kaki laba2,
trus diputer2. Mrk naik sampe 2x. Gile. Ada apa
dengan generasi zaman skarang? Dkasih serum Anti
Mabok Abadi kali.

Trus nanya kloter 2. Tnyata mreka lg naek
Kora-Kora. 2x juga. Tuh kan. Ada apa dengan
generasi zaman skarang?

Trus kloter 1 bergerak menuju wahan Perang Bintang.
Sepi gila, ga pake antri. Titha takut ada
petugasnya berdiri di tpt yg gelap2 gt (lagian si
Mas-nya, ngapai lg di tpt gelap gt). Titha blm
pernah naek wahana ini. Monchi pernah naek, tapi
salah kaprah, dia kira yang dtembak lampu yg warna
ijo, biar jadi warna merah (Hehe..). Jadi hr ini
dia bertekad untuk menembak lampu yang merah!
Smangat!

Abis dari wahana yang awalnya-keren-dalemnya-cupu
itu, gw sama Titha sholat Zuhur, yang lain nunggu
di Mc D. Dsana kloter 2 udah nungguin, akhirnya
ktemu juga sm kloter yg satu itu. Trus sambil
nungguin gw & Titha makan, kloter 2 naek Perang
Bintang. Di McD, ketemu Mamedh sm Acintya (cie,cie)

trus ke simulator, kalo ga salah Meteor Attack deh
namanya. Ngantri lumayan panjang. Titha sm Monchi,
naek wahana apa tu ga inget namanya, yg kyk UFO,
trus diputer2, gw sih nyebutnya "Scrambled Egg",
abis udah kayak jd adonan telor dadar kalo naek.
Dikocok2. Gile. Padahal abis makan. Tu dua emang
ajaib. Ada apa dengan generasi zaman skarang?

di simulator, gw, Titha, sm Jibril, duduk paling
depan. Pengennya sih biar jadi maximal gt ngrasain
simulatornya. Yang ada sih, gw ngliat gambarnya
burem, gara2 kdeketan. Dodol. Tapi si Titha seru2
aja tuh. Ajaib memang. Oya. Hari ini pas Titha
ulang taun. Ke 15. Pernah denger anak 15 taun
kuliah smester 2? Nah itu dia makhluknya. (n_n)

Trus dari situ naek Halilintar. Ngantri lumayan
lama. Lumayan buat foto2, he. Di Halilintar juga
bisa TERIAK. Oye. Si Ivo tadinya panik gt mau
naik, ngliat relnya tinggi banget. Tapi abis naek
malah ga puas. "Gitu doang?" katanya. He. Trus
Monchi, Ronny, & Hugo naek lagi. Gile. Ada apa
dengan generasi zaman skarang?

Trus dr sana pada naek "Scrambled Egg" lagi.
Buset. Doyan amat yah. Gw & Jibril ga ikut lagi.
Drpada muntah. Kan repot. Mendingan jadi juru foto
dari luar wahana. Ha. Kan enak, semua senang.

Trus dr sana naek Power Surge. Yang 1 ini wahana
yg tergolong baru kalo dibandingin sm
sesepuh-sesepuhnya yang udh melegenda, kyk
Kora-Kora, Bianglala, ato Halilintar. Tapi
popularitasnya ga kalah. Apalagi khasiatnya.
Dahsyat. He. Wahana yg ini kyk, mmm, apa ya,
pokoknya duduk, pake pengamannya, dan rasakan
sensasinya. Gile. Kayak dilempar2 ke atas, ke
bawah, ke kiri, ke kanan, kulihat semuaa, banyak
pohon cemaraaaa.. *nah lo, kumat..
Mantap deh pokoknya.

Trus abis itu pada masuk Rumah Kaca. Gw ga ikut.
Males. Lagian di dalemnya mnurut gw kurang mnarik,
dan yg paling gawat, bikin sesak nafas. Jd gw
nunggu diluar. Sambil ngumpulin nyawa abis
tercerai-berai naek Power Surge.

Trus naek Niagara(-gara(?)). Ngantri panjang gr2
udah mulai rame & peminatnya banyak. Jibril ga mau
ikut. Takut basah. "Airnya bau", ktnya. Ivo juga
ga ikut. Takut basah. "Ga bawa baju", ktnya. Ya
udah, br6 naek Niagara. Kebagi jadi 2 kapal. Yang
pertama Ivon, Ronny, Monchi, + 2 org lain ( 1
kapal u/ 5 orang). Trus kapal selanjutnya gw,
Titha, & Hugo, & ga ada orang lain. Yup. Kapal yg
buat ber5 itu cuman diisi 3 orang. Abis ga ada yg
mau. Ya udah. Lama, lama, lama, naik, naik, naik,
trus... AAAAAAAAAAAAA!!!!!! Byusshhhhh....
Gw ga basah. Hugo ga basah. Titha basah sih tapi
ga kuyup. Jibril tengsin ga naek. "Kok pada ga
basah sih?", ktnya. Haha.

Trus, krn udh jam 5, gw & Titha pulang duluan. Gw
krn djemput nyokap. Titha krn mau nebeng gw ampe
Citos, mau makan-makan ulang tahun brg keluarganya
(asik benner..). Anak2 yang laen ktnya mau
nganjutin naek Arung Jeram. "Daahh, daah, daah..".
Beli Sweet Corn Keju. Duit gw dari 100rb tinggal
15 ribu. Lumayan. Biasanya abis bahkan melebihi
batas. Sbelum pulang solat Ashar dulu & Titha
ganti baju.


Trus jalan pulang. Macet. Ngantuk. Pas sunset.
Foto2. Tidur. Kbangun. Titha turun di dket Citos.
Pulang. Sampe rumah. Kaki pegel. Badan lemes. Tapi
hati senang!! Terimakasih Tuhan, atas nikmat &
anugrah-Mu memberi hari yang menyenangkan..

P.S.: Foto2nya rencananya bakal gw upload, tapi,,
yah ntar2 ya, trgantung kcepatan internetnya ni.
Besok deh kalo sempet gw upload dr kampus.

-FeelsGoodToBeBackHome-

Sunday, January 07, 2007

Eragon; A Humanly Combination of Narnia, Lord of The Ring, and Harry Potter

ehm..
watched Eragon yesterday,
nice movie,
keliatan banget sih, terinspirasi dari mana ceritanya,,

the scar on the hand,
the bad witch,
the flying creatures,
the set,
yah semua tau lah..

tapi lucu aja nontonnya,
latarnya, mirip bgt sama LOTR gabungan sama latar2 film Hercules / Xena..
musuh2nya juga, mirip sama di LOTR, ada macem2 jejadian, tapi lucunya, semuanya masih rada "manusia".. kyk tuyul2 jahat di Tuyul & Mbak Yul gitu,, Gede2 botak2.
kalo dibanding LOTR, kyknya kru make up & costume nya kerjanya lebih santai deh.. :D
tapi gw suka sama baju perangnya Eragon, keren.

Kejar2an antara the good side sama the bad side nya kurang intens,
Eragon sm Brom-nya masih bisa santai, bisa blajar naik naga dulu.. kurang seru ah..

some of the characters just dont fit with the cast, i think
- Edward Speleers as Eragon is well casted, bagus mainnya, ganteng lagi :p
- Sienna Guillory is too old to be Arya, and too witchy (Narnia),,
she played well, yet, i think, too old..
- Garrett Hedlund as Murtagh.. emmm.. no, jus't dont fit,
ada yg ga pas aja dari mukanya, hehe,,
- Jeremy Irons as Brom,, hmm.. okay, cocok lah jadi om2 tua yg brpengalaman
- John Malkovich as Galbatorix, nah.. ini ni,, mukanya kurang "jahat",
act nya juga biasa aja, sayang..
- Robert Carlyle as Durza, cocok, serem.. hii...
- Djimon Hounsou as Ajihad.. emmm,, sorry to say, this is not Djimon's movie, gak cocok!!

nonton Eragon kayak nonton film yang dibikin sama kru2 nya LOTR, Harry Potter, & Narnia yang udah capek bikin film kyk gitu, jadi bikinnya "seadanya" deh..
Kayak nonton Xena/Hercules di tivi dulu..
yah gitulah..

-akhirnyaberhasilngepostdengansusahpayah-

Don't Ever Even Think To Start Smokin'

Tuhan Sembilan Senti
Oleh: Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara- perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na'im sangat ramah bagi
perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok,
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak
rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling
menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.

Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok
di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.

Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,
Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil 'ek-'ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na'im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning dan mempersiapkan
sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.

Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan
yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu'ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii'atun bi mukayyafi al hawwa'i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.

Laa taqtuluu anfusakum.
Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu 'alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi
itu, yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.

Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang
di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok lebih dahsyat
ketimbang korban kecelakaan lalulintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya

..nice,,
go Mr Taufiq!
read that and cry dear ol' smokers..